| english |
Kopi dan Workaholic
Benarkah ada hubungan antara Kopi dan Workaholic? Apakah hanya sekedar isapan jempol belaka? Menurut cerita bangsa Arab, para pengikUt Nabi Muhammad biasa minum kopi supaya mereka kuat menahan kantuk agar tetap terjaga saat melakukan sembahyang malam. Di mana pun, orang biasanya minum kopi agar bisa tahan bekerja hingga larut malam.
Kebiasaan minum kopi di Cafe ternyata sudah ada semenjak hampir seribu tahun yang lalu di negeri Arab (tanaman kopi mulai di budidayakan di Arab sejak awal abad 14). Kata ‘Kopi’ sendiri bukanlah berasal dari kata Kaffi (nama sebuah kota di Arab, tempat asal muasal budaya minum kopi), akan tetapi berasal dari bahasa Arab ‘Qahwa’, suatU sebutan yang juga digunakan untuk menamakan minuman sejenis anggur, kopi atau pun minuman lain yang berasal dari tumbuhan.
Kopi diterima oleh bangsa Arab, karena kitab suci Al Quran melarang minuman beralkohol. Menurut catatan sejarah, kopi masuk ke Eropa pada awal abad ke 17, dan dijuluki sebagai “the wine of Arabia”. Di Arab, orang telah terbiasa minum kopi di Qahveh-Khaneh, yang sekarang kita kenai sebagai Coffe House atau Coffee Bar, sebuah tempat yang selain untuk minum kopi, juga unruk mendengarkan musik, ataupun berdiskusi. Coffee House pertama di dunia adalah Kiva Han yang dibuka di Turki pada tahun 1475.
Di Seattle, Amerika Serikat, sebuah kota dimana perusahaan-perusahaan software terbesar dunia berada, berbagai coffee house terbaik mudah ditemui disetiap sudut kota, karena orang biasa bekerja 24 jam di kota itu. Para programmer dari ribuan perusahaan SoftWare biasa berkumpul sejenak untuk sekedar coffee-break disela-sela jam kerja mereka yang berputar sepanjang waktu. Mereka umumnya terbiasa bekerja all around the clock!
Bukti lain hubungah antara kopi dengan workaholic adalah penamaan sebuah bahasa pemrograman tercanggih di dunia: Java. Ternyata tim pencipta Java pimpinan James Grosling biasa minum kopi Java tiap malam agar mereka tahan begadang untuk menyelesaikan Java Programming Language tersebut. Oleh sebab itu mereka kemudian menamai bahasa pemrograman tersebut dengan nama kopi yang biasa mereka minum. Saat ini, semua peralatan teknologi dan komputer tercanggih pasti menggunakan Java, termasuk handphone dengan fitur-fitur canggihnya. Java.